Skip navigation

Buah Murbei

Buah Murbei

Kemaren (21/10) siang ada seorang bapak-bapak menjajakan buah murbei lewat depan rumah dan saya pun membelinya, dengan harga Rp. 3500,- saya mendapat buah murbei se-mangkuk. Sebelum dituang di mangkuk buah ini dikemas dalam plastik, dulu sering dikemas dalam keranjang kecil dari anyaman bambu. Karena mahalnya keranjang bambu tersebut akhirnya beralih ke plastik, kata penjual yang berasal dari Kopeng. Rasa buah ini manis dan ada rasa asam sedikit, jadi terasa menyegarkan dilidah. Berikut adalah ulasan dari IPTEK.net.id tentang murbei dan manfaatnya.

Murbei

(Morus alba L.)

Sinonim :
= M. australis, Poir. = M. atropurpurea, Roxb. = M. constantinopalita, Poir. = M. indica, Linn. = M. rubra, Lour.

Uraian :
Murbei berasal dari Cina, tumbuh baik pada ketinggian lebih dari 100 m dpl. dan memerlukan cukup sinar matahari. Tumbuhan yang sudah dibudidayakan ini menyukai daerah-daerah yang cukup basa seperti di lereng gunung, tetapi pada tanah yang berdrainase baik. Kadang ditemukan tumbuh liar. Pohon, tinggi sekitar 9 m, percabangan banyak, cabang muda berambut halus. Daun tunggal, letak berseling, bertangkai yang panjangnya 4 cm. Helai daun bulat telur sampai berbentuk jantung, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi, pertulangan menyirip agak menonjol, permukaan atas dan bawah kasar, panjang 2,5 – 20 cm, lebar 1,5 – 12 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk bentuk tandan, keluar dari ketiak daun, mahkota bentuk taju, warnanya putih. Dalam satu pohon terdapat bunga jantan, bunga betina dan bunga sempurna yang terpisah. Murbei berbunga sepanjang tabun. Buahnya banyak berupa buah buni, berair dan rasanya enak. Buah muda warnanya hijau, setelah masak menjadi hitam. Biji kecil, warna hitam. Tumbuhan ini dibudidayakan karena daunnya digunakan unluk makanan ulat sutera. Daun muda enak di sayur dan berkhasiat sebagai pembersih darah bagi orang yang sering bisulan. Perbanyakan dengan setek dan okulasi.

Nama Lokal
Besaran (Indonesia). murbai, besaran (Jawa).; Kerta, kitau (Sumatera).; Sangye (China), may mon, dau tam (Vietnam), morus leaf,; morus bark,morus fruit, mulberry leaf, mulberry bark,; mulberry twigs, white mulberry, mulberry (Inggris).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Demam, flu, malaria, batuk, rematik, darah tinggi (hipertensi), ; Kencing manis (diabetes melitus), kaki gajah (elephantiasis), ; Radang mata merah (conjunctivitis acute), memperbanyak ASI,; Keringat malam, muntah darah, batuk darah, batuk berdahak,; Kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia), tidak datang haid, ; Gangguan saluran cerna, sesan napas (asma), cacingan,; Muka bengkak (edema), sukar kencing (disuria), neurastenia,; Jantung berdebar (palpitasi), rasa haus dan mulut kering,; Sukar tidur (insomnia), telinga berdenging (tinnitus), sembelit,; Tuli, vertigo, hepatitis, kurang darah (anemia), rambut beruban,; Sakit kepala, s.tenggorokan, s.gigi, s.kulit, s.pinggang (lumbago),; Menyuburkan pertumbuhan rambut.;

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN :
Daun, ranting, buah, dan kulit akar dapat digunakan sebagai obat. Untuk penyimpanan, buah dikukus baru dijemur, ranting dipotong tipis lalu dijemur, dan kulit akar dicuci bersih lalu dipotong-potong tipis kemudian dijemur sampai kering.

INDIKSI :
Daun (Sang ye) berkhasiat untuk:
– demam karena flu, malaria,
– batuk,
– sakit kepala, sakit tenggorok, sakit gigi, rematik,
– darah tinggi (hipertensi),
– kencing manis (diabetes mellitus),
– kaki gajah (elephantiasis tungkai bawah),
– sakit kulit bisul,
– radang mata merah (conjunctivitis acute),
– memperbanyak air susu ibu (ASI),
– keringat malwn,
– muntah darah dan batuk darah akibat darah panas,
– kolesterol tinggi (hiperkolesierolemia), dan
– gangguan pada saluran cerna.

Kulit akar (Sang bai pi) berkhasiat untuk:
– sakit gigi,
– tidak datang haid,
– batuk berdahak, sesak napas (asma),
– muka bengkak (ederna),
– kencing yang nyeri dan susah (disuria), dan
– cacingan.

Buah (Sang shen) berkhasiat untuk:
– tekanan darah tinggi (hipertensi),
– jantung berdebar (palpitasi),
– kencing manis (diabetes mellitus), rasa haus dan mulut kering,
– sukar tidur (insomnia),
– batuk berdahak,
– pendengaran berkurang dan penglihatan kabur,
– telinga berdenging (tinnitus), tuli, tujuh keliling (vertigo),
– hepatitis kronis,
– sembelit pada orang tua,
– kurang darah (anemia), neurastenia,
– sakit otot dan persendian, sakit tenggorok, serta
– rambut beruban.sebelum waktunya.

Ranting (Sang zhi) berkhasiat untuk:
– rematik,
– tangan dan kaki terasa baal dan sakit,
– sakit pinggang (lumbago),
– keram pada tangan dan kaki,
– tekanan darah tinggi, serta menyuburkan pertumbuhan rambut.

Cara Pemakaian
Untuk diminurn, pilih salah satu bagian yang disukai. Bila kulit akar Untuk pemakaian luar, daun segar dilumatkan atau digiling halus, 10 – 15 g; ranting 15 – 30 g; sedang daun dosisnya 5 – 10 g sekali rebus, dapat juga menggunakan dosis maksimal 20 – 40 g. Untuk buah dosisnya 10 – 15 g, direbus, alu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar dilumatkan atau digiling halus, kemudian diturapkan ke tempat yang sakit seperti luka, digigit ular, dan serangga, atau untuk merangsang pertumbuhan rambut.

CONTOH PEMAKAIAN :
1. Tekanan darah tinggi, kaki bengkak :
Daun murbei segar sebanyak 15 g dicuci bersih kemudian direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin disaring lalu dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore.

2. Memperbanyak kcluamya air susu ibu (ASI) : Daun murbei muda dimasak sebagai sayur, lalu dimakan bersama nasi.

3. Kencing nanah Kulit :
Akar murbei, adas pulosari, dan kayu sandel (sandelhout) direbus.

4. Bisul, radang kulit :
Daun murbei segar sebanyak 1 genggam dicuci lalu direbus dengan 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus. Rebusan daun ini berguna untuk membersihkan darah sehingga dapat diminum secara teratur.

5. Luka, borok :
Daun murbei segar setelah dicuci bersih lalu dioleskan minyak kelapa. Layukan di atas api lalu diremas-remas dengan jari tangan sehingga menjadi lemas. Daun tadi kemudian dipakai untuk menutup luka. Namun sebelumnya, luka harus dicuci dahulu dengan rebusan akar tren guli.

6. Digigit ular
Daun murbei segar sebanyak 20 g dicuci lalu digiling halus. Tambahkan 1/2 cangkir air masak, lalu disaring dan diperas. Air yang terkumpul lalu diminum sekaligus.

7. Berkeringat malam
Daun murbei kering yang dijadikan serbuk sebanyak 6 – 9 g, direbus dengan air beras sampai mendidih. Setelah dingin lalu diminum.

8. Rematik, tangan dan kaki baal dan sakit :
Ranting murbei kering sebanyak 15 g direbus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum. Sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

9. Hepatitis kronis, kurang darah, tekanan darah tinggi :
Buah murbei segar sebanyak 10 g ditambah air masak 1 gelas, lalu

Komposisi :

SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Daun bersifat pahit, manis, dingin, masuk meridian paru dan hati. Buah bersifat manis, dingin, masuk meridian jantung, hati, dan ginjal. Kulit akar bersifat manis, sejuk, masuk meridian paru. Ranting bersifat pahit, netral, masuk meridian hati. KANDUNGAN KIMIA : Daun murbei mengandung ecdysterone, inokosterone, lupeol, beta-sitosterol, rutin, moracetin, isoquersetin, scopoletin, scopolin, alfa-, beta-hexenal, cis-beta-hexenol, cis-lamda-hexenol, benzaidehide, eugenol, linalool, benzyl alkohol, butylamine, aceto’ne, trigonelline, choline, adenin, asam amino, copper, zinc, vitamin (A, B1, C. dan karoten), asam klorogenik, asam fumarat, asam folat, asam formyltetrahydrofolik, dan mioinositol. Juga mengandung phytoestrogens. Bagian ranting murbei mengandung tanin dan vitamin A. B uahnya mengandung cyanidin, isoquercetin, sakarida, asam linoleat, asam stearat, asam oleat, dan vitamin (karoten, B1, B2 dan C). Kulit batang mengandung (1) triterpenoids: alfa-,beta-amyrin, sitosterol, sitosterol-alfa-glucoside. (2) Flavonoids: morusin, cyclomorusin, kuwanone A,B,C, oxydihydromorusin. (3) Coumarins: umbelliferone, dan scopoletin. Kulit akar mengandung derivat flavone mulberrin, mulberrochromene, cyclomulberrin, cyclomulberrochromene, morussin, dan mulberrofuran A. Juga mengandung betulinic acid, scopoletin, alfa-amyrin, beta-amyrin, undecaprenol, dan dodecaprenol. Biji: urease. Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian : Eedysterone berkhasiat hipoglikemik.

Sumber : IPTEK.net.id

8 Comments

  1. Wah Heru klo Murbei mah di rumah Q banyak, Q punya pohonya. Jadi itu manfaatnya? Tp koq gag enak ya rasanya?

  2. hee. wah enak dun bisa makan sepuasnya. eh. buahnya enak loh . . ya asem2 dikit tapi ada yang manis. hee.

    • no-2
    • Posted 24 Oktober, 2008 at 1:10 pm
    • Permalink

    maz kalau resep untuk jantung berdebar dan untuk pandangan mata kabur juga nyeri sendi/tulang gimana dan murbainya yang kecil-kecil atau yang besar soalnya murbei yang ditempatku buahnya besar.

    • kimpling
    • Posted 24 Oktober, 2008 at 1:18 pm
    • Permalink

    nich kalau keringat bau bisa nggak , kalau bisa tolong resepnya dikirim ke emailku. makasih

    • aru
    • Posted 24 Oktober, 2008 at 1:25 pm
    • Permalink

    wuih ternyata manfaat murbai banyak sekali ini kan buah kesukaanku waktu kecil soalnya nggak ada buah sebanyak sekarang yang mudah dicari, kalau untuk bronchitis ada resepnya nggak ya ! nuwun

  3. @no-2,kimpling,aru.

    Kalau resep lebih detail saya bukan pakar, saya cuma ambil artikel ini dari Iptek.net.id, untuk kesembuhan selain berobat ke dokter bisa mengkonsumsi makanan alami, tapi semuanya dikonsultasikan dengan dokter.

    Untuk cara pemakaian diliat pada bagian dari pohon yang digunakan untuk penyakit yang ada di daftar diatas,

    Untuk diminurn, pilih salah satu bagian yang disukai. Bila kulit akar Untuk pemakaian luar, daun segar dilumatkan atau digiling halus, 10 – 15 g; ranting 15 – 30 g; sedang daun dosisnya 5 – 10 g sekali rebus, dapat juga menggunakan dosis maksimal 20 – 40 g. Untuk buah dosisnya 10 – 15 g, direbus, alu diminum. Untuk pemakaian luar, daun segar dilumatkan atau digiling halus, kemudian diturapkan ke tempat yang sakit seperti luka, digigit ular, dan serangga, atau untuk merangsang pertumbuhan rambut.

    ” Reaksi obat herbal tak secepat obat kimia.
    ( Ir. Adi Permadi, alumnus Institut Pertanian Bogor, tahun 2001). “Begitu diminum, obat kimia langsung bereaksi dalam 15 menit. Sedangkan obat herbal antara seminggu sampai sebulan. Pada penyakit kanker, mungkin lebih. Jadi perlu kesabaran.”

    sumber : http://solusiherbal.blogspot.com/2007/12/murbeimorus-alba-l.html

  4. Wah belum pernah makan nih.

    mang rasanya gimana sih?

  5. @aping ..

    Rasanya manis2 asam. coba aja de daripada penasaran hee..😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: