Kemarin (29/10) ketika berjalan bersama teman saya, kami melihat konter hape yang menjual perdana AXIS yang murah, bisa dikatakan murah banget. Hanya dengan 3000 rupiah saja bisa mendapat Kartu perdana dengan pulsa 6000 rupiah. Tentunya tanpa curiga sedikitpun kami akhirnya membeli kartu itu. Setelah beberapa meter dari konter, teman saya akan membuka boks perdana tersebut. Teman saya kaget karena menemukan segel sudah dalam keadaan terbuka, dan semakin kaget pula ketika tahu bahwa SIM card sudah terlepas dari tempatnya. Wah, pasti sudah diaktifkan sebelumnya, ternyata benar ketika teman saya mencoba di ponsel tidak keluar pesan untuk registrasi. Sempat kecewa dan curiga kalau perdana mungkin sudah tidak berisi pulsa. Namun setelah di cek ternyata masih utuh pulsa 6000 rupiah. Yang menjadi pertanyaan, kenapa kartu sudah diaktifkan terlebih dahulu, dan kenapa pulsa tidak berkurang sedikit pun serta masa berlaku kartu hingga agustus 2009 (tercantum dalam kemasan).
Akhirnya kamipun pulang dengan rasa penasaran. Ketika perjalanan pulang ternyata tak hanya konter tadi yang menjual dengan harga yang murah, ada beberapa konter lain yang menjual dengan harga serupa. Dan saya pun curiga mereka menjual perdana yang telah terbuka segelnya. Bagi saya, konsumen telah merasa dirugikan karena tidak mendapatkan produk utuh, meskipun harganya murah. Tapi kami pun lalai karena tidak memperhatikan dan memeriksa keadaaan produk. Padahal dalam setiap kemasan telah tertera agar jangan menerima kemasan apabila segel terbuka atau rusak.
Anda sebaiknya juga berhati-hati dalam pembelian produk serupa maupun produk lain yang bersegel, pastikan keadaan produk masih utuh. Untuk pembelian kartu perdana sebaiknya membeli dalam keadaan utuh dan belum diaktifkan kartunya, sebab kita tidak tahu identitas siapa yang didaftarkan ketika pengaktifan.










